Fakta Suami di Batam Cekik Istri: Menikah di Umur 15 Tahun, Sering Cekcok Soal Uang

Supriadi pelaku pencekik istri hingga tewas di Batam saat diperiksa di Mapolresta Barelang, Selasa (2/2).(suryasolo.com/romi)

BATAM, SURYASOLO.COM – Fakta demi fakta terungkap dari kasus suami di Batam tega cekik dan benamkan kepala istri di baskom berisi air hingga tewas.

Gara-gara masalah sepele, Supriadi (32) tega mengakhiri hidup istrinya Nurvita Sari (25). Sang istri dicekik dan wajahnya dibenamkan ke dalam baskom berisi air hingga meninggal pada Selasa (2/2) sore.

Hingga Rabu (3/2) Supriadi masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Barelang, Batam, Kepri.

Baca: Pria Ini Ingin Menyusul Kekasih ke Bintan tapi Ditolak, Akhirnya Nekat Sebar Video Syur

Baca: Pengakuan Suami Tega Benamkan Kepala Istri ke Baskom Air, Sempat Cekcok dan Berebut Uang

Baca: Seorang Suami di Batam Tega Masukkan Kepala Istri ke Baskom hingga Meninggal

Supriadi mengaku menikahi istrinya pada umur 15 Tahun, dan dalam pernikahannya sering cekcok masalah ekonomi keluarga.

Di umur pernikahan mereka selama 10 tahun, Supriadi tidak tahan dengan istrinya yang sering membentaknya sehingga timbul rasa sakit hati.

Selain itu, keluarga kecil Supriadi dan Nurvita Sari selama 10 tahun belum dikarunia anak.

Nurvita Sari yang merupakan kelahiran Pesisir Selatan, Sumatera Barat tewas di tangan suaminya sendiri karena tidak mau memberikan uang.

“Saya sudah menikah 10 tahun menikah, dan belum dikarunia anak. Setiap hari kami bertengkar gara-gara uang,” kata Supriadi, Rabu (3/2/2021).

Supriadi yang sudah lama tidak bekerja sebagai pekerja galangan kapal di Sagulung merasa tidak dihargai, karena sering dibentak oleh istrinya.