Awalnya Sik-asyik di Aplikasi Kencan, Akhirnya Video Digunakan Memeras hingga Rp 2,1 Miliar

Ilustrasi pemerasan dengan mengancam menyebarkan video asyik memakan korban miliaran rupiah.(suryasolo.com/asiaone)

SURYASOLO.COM – Modus penipuan dan pemerasan dengan ancaman menyebarkan video sik-asyik juga memakan korban para wanita di Singapura.

Dengan tipu daya awal melalui aplikasi chat kencan, akhirnya video yang telah direkam dijadikan senjata untuk menguras para wanita atau mamah-mamah yang ingin gebetan di dunia maya.

Seorang pria berusia 33 tahun di Malaysia telah ditangkap karena diduga memeras uang dari beberapa wanita yang berteman dengannya secara online.

Baca: Gedebuk!!! Ternyata Ular Piton 7 Meter Jatuh, Nelayan Tak Kuat Halau Gunakan Dayung

Baca: Kisah Uang Nyasar Menumpuk hingga Rp 60 Juta, Akun Telah Ditutup

Baca: Ditopang Energi Purnama, Ramalan Shio Hari Ini 31 Januari 2021 Shio Naga Panen Peluang

Di antara korban adalah seorang wanita dari Singapura. Ia pun menyerahkan kasus ini ke polisi karena kerugiannya mencapai miliaran rupiah.

Modus yang digunakan adalah memanfaatkan aplikasi kencan untuk merekam para wanita yang sempat “mojok” dengan teman kencannya secara online.

Kemudian wanita-wanita yang jadi korbannya itu dibujuk untuk melakukan perjalanan ke Malaysia di mana video-video “asyik-asyik” yang dia kirimkan sebelumnya, digunakan untuk memerasnya.

Pria yang tidak disebutkan namanya itu, mengancam akan menyebarkannya ke media sosial, kata Kepolisian Singapura dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (30/1).

Untuk menghentikan aksi mengedarkan video tersebut, wanita Singapura itu diminta mentransfer sekitar $ 200.000 atau dalam kurs rupiah saat ini bernilai sekitar Rp 2,1 miliar, ke rekening bank yang disediakan oleh pria tersebut.

Polisi Singapura menyatakan menerima laporan tentang kejadian itu ketika korban membuat pengaduan resmi pada 19 Oktober tahun lalu.