Video Penembakan Deki Golok Beredar, Terdengar Suara “Dia Mau Tusuk Saya Pakai Pisau, Bisa Mati Saya”

Deki Golok terbujur meninggal setelah ditembak petugas di Solok Selatan, Sumbar.(suryakepri.com/ist)

SOLOK, SURYASOLO.DOM – Petugas polisi dari Polsek Sungai Pagu Solok Selatan menyebut Dedi Susanto alias Deki Golok (40) mengeluarkan golok atau senjata tajam sebelum ditembak petugas. Tetapi keluarga membantah.

Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumatera Barat kini turun tangan menindaklanjuti adanya dua versi penembakan Deki Golok tersebut.

Propam Polda Sumbar turun tangan untuk menelisik standard operating procedure (SOP) saat polisi melakukan penangkapan dan penembakan yang menewaskan Deki Golok di Solok Selatan pada Rabu (27/1/2021) lalu.

Baca: Deki Golok Tumbang Ditembus Peluru Polisi, Istri Sempat Marah-marah

Baca: Setelah Gandeng Perusahaan Kaesang, GELIS Terus Kepakkan Sayap Sasar Pelaku UMKM

Baca: Zodiak Cinta Besok 30 Januari: Aries Bersemi Terus, Cinta Aquarius Tak Tergantikan

Dari dua video momen penangkapan Deki Golok yang beredar di media sosial, Jumat (29/1/2021), menunjukkan situasi proses penangkapan pria yang diduga tersangkut kasus narkoba jenis sabu-sabu dan juga disebut merupakan buronan kasus judi itu.

Dua potongan video yang beredar masing-masing berdurasi 1 menit 29 detik dan 1 menit 27 detik.

Salah satu video terdengar suara Meri (35) istri Deki Golok.

Den rekam, mati laki den dek ang, (Saya rekam. Suami saya mati karenamu),” kata suara perempuan dalam video tersebut.

Aden ko ka diantak e jo pisau. Tu mati den beko, (Dia mau menusuk saya pakai pisau. Bisa mati saya),” kata seorang pria bertubuh besar, tampaknya seorang petugas polisi tidak berseragam.