Enam Buaya Muara Dilepaskan ke Alam Lagi Setelah Selesai Jalani Rehabilitasi

Ilustrasi - Buaya di Dumai Riau beberapa waktu lalu.(suryasolo.com/ist)

Setelah dilakukan rehabiliasi, enam ekor buaya muara dilepaskan lagi. Buaya-buaya itu telah menjalani rehabilitasi di Wildlife Rescue Centre (WRC) Yogyakarta.

LAMPUNG, SURYASOLO.COM – Buaya jenis buaya muara (Crocodylus porosus) dilepasliarkan di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Provinsi Lampung, Jumat (19/6).

Buaya yang dilepasliarkan di Taman Nasiona Way Kambas ini berjumlah enam ekor yang merupakan satwa titipan Balai KSDA Yogyakarta yang direhabilitasi di Wildlife Rescue Centre (WRC) Yogyakarta selama periode tahun 2012 – 2020.

Balai KSDA Yogyakarta itu saat ini juga dikenal dengan nama Yayasan Konservasi Alam (YKAY) Yogyakarta.

Baca:Karimun Waspada DBD, Hingga Juni Sudah 114 Kasus 1 Anak Meninggal Dunia

Baca:Keuangan 12 Zodiak yang Hoki Besar Lusa, 9 Zodiak Justru Lancar Dalam Bisnis

Baca:Pertamina Sebut Hanya 1 Pegawainya Positif Corona di Tanjung Uban Bintan

Keenam ekor buaya tersebut terdiri dari empat buaya jantan (Ciko dan Rambe (2012), Diki (2014) serta Gito (2020)) dan dua buaya betina Herbert (2014) dan Siri (2018)).

Lokasi release (pelepasliaran) buaya dilakukan di Sungai Way Kanan, Resort Way Kanan, SPTN Wilayah I Way Kanan, Taman Nasional Way Kambas.

Proses pelepasliaran buaya muara dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wiratno.

Pelaksanaan pelepasliaran ini melibatkan beberapa pihak terkait antara lain Balai KSDA Yogyakarta, Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY), dan Jakarta Animal Aid Network (JAAN).