Ribuan Prenjak dan Gelatik Urung Diboyong ke Yogya, Ketangkap di Bandara Akhirnya Dilepasliarkan Lagi

Tempat ratusan burung dikemas sebelum diterbangkan ke Yogyakarta dari medan.(suryasolo.com/antara)

MEDAN, SURYASOLO.COM – Ribuan burung kicau jenis Ciblek atau Prenjak (Prinia Familiaris) dan ratusan ekor Gelatik Batu (Parus Major), dilepasliarkan di Taman Wisata Alam Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

Kepala BBKSDA Sumut Hotmauli Sianturi di Medan, Rabu (17/6) mengatakan, burung yang dilepas liarkan itu sebelumnya diamankan petugas Resort Konservasi Bandara Kualanamu Internasional pada Senin (15/6) yang dikirim tanpa dilengkapi dengan dokumen Surat Angkut Tumbuhan/Satwa Dalam Negeri (SATS-DN).

Pada saat itu, petugas melakukan pemantauan di salah satu area kargo di luar area bandara, terpantau ada 4 koli barang yang mencurigakan. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap barang tersebut.

Baca:Warga Wonogiri Balik ke Perantauan Tembus 13.717 Orang, Padahal Pemkab Tak Terbitkan Surat Izin

Baca:Pengendara Tewas Kecelakaan di Jalan Sragen-Gesi

Baca: RAMALAN ZODIAK CINTA LUSA, Jumat 19 Juni 2020, Seseorang Mendekati Libra, Cancer Jangan Bertele-tele

Baca: RAMALAN ZODIAK CINTA HARI INI, Rabu 17 Juni 2020, Pisces Punya Dasar Kuat, Scorpio Ada Perubahan Datang

Baca: Keuangan Zodiak yang Dapat Untung Besar Lusa, 7 Zodiak Sukses Meraih Rezeki

Dari pemeriksaan, didapati 4 buah koli tersebut berisi 1.700 ekor burung Prenjak dan 600 ekor burung Gelatik Batu. Ribuan burung tersebut direncanakan akan dikirim ke Yogyakarta.

“Dari 1700 ekor burung Prenjak yang diamankan, 516 ekor mati dan 1.184 dalam kondisi hidup. Sedangkan, burung Gelatik Batu, 300 ekor mati, 300 ekor hidup,” ujarnya.

Terhadap satwa yang mati, langsung dilakukan penguburan di area kantor BBKSDA, sedangkan terhadap satwa yang masih hidup dibawa ke Taman Wisata Alam Sibolangit.

“Sedangkan terhadap pelaku sedang dilaksanakan proses pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan),” katanya.(*)

Editor: purwoko l Sumber: Antara