Polda Kepri Endus Keterlibatan Hacker Bobol Website Kemehub

Direktur Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto mengungkapkan adanya peran hacker, dalam kasus dua WNI yang dipekerjakan paksa dalam kapal ikan asing berbendera China Fu Lu Qing Yuan Yu 901.(suryakepri.com/fernando)

BATAM, SURYASOLO.COM – Direktur Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto mengungkapkan adanya peran hacker, dalam kasus dua WNI yang dipekerjakan paksa dalam kapal ikan asing berbendera China Fu Lu Qing Yuan Yu 901.

Saat ini tersangka berinisial RAS tersebut, sudah dalam penahanan Polres Metro Jakarta Utara.

“Dia ini adalah peretas website milik Kementrian Perhubungan RI,” tegas Arie, Rabu (17/6/2020).

Arie menuturkan, dari hasil pemeriksaan dokumen milik dua korban yang berhasil melarikan diri, pihaknya menemukan bahwa sertifikat Basic Safety Training (BST) terdaftar di website yang dimaksud.

“Jadi sedang di perdalam, kita juga akan menanyakan soal ini ke Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Dephub,” jelasnya.

Untuk diketahui nomor seri sertifikat tersebut terdiri dari 16 digit angka. Sedangkan nomor pelaut merupakan 10 digit pertama dari nomor seri sertifikat.

Apabila nomor sertifikat yang dimiliki adalah 6234567891012345, maka kode pelautnya adalah 6234567891 atau 10 digit pertama dari nomor nomor sertifikat.

Untuk melakukan cek sertifikat pelaut secara online, yakni dapat mengakses link berikut pelaut.dephub.go.id.

Setelah masuk ke laman dephub, masukkan kode pelaut dan kode sertifikat yang dimiliki. Kode pelaut dan kode sertifikat diisi dengan nomor seri sertifikat.(*)

Editor: Ucu Rahman | Sumber: Suryakepri.com