KPK Datang, 6 Pejabat ASN hingga Ketua DPRD Ikut Terseret Kasus Suap Bupati Muara Enim

Ilustrasi.Gedung KPK.(ist)

MUARA ENIM, SURYASOLO.COM – Pengembangan kasus suap Bupati Muara Enim non aktif Ahmad Yani yang turut menjerat sejumlah pejabat seperti Plt Kepala Dinas PUPR hingga Ketua DPRD Muara Enim masih berlanjut.

Buktinya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengirim tim penyidik ke Bumi Serasan Sekundang untuk memeriksa pihak-pihak terkait kasus korupsi 16 paket proyek di Muara Enim.

Tim penyidik lembaga antirasuah berjumlah 5 orang tersebut menggunakan dua unit mobil Toyota Kijang Reborn Innova warna hitam BG 1253 N dan BG 1752 NQ, tiba di Mapolres Muara Enim, Rabu (17/6/2020) pukul 09.39 WIB seperti dilansir dari Sumeks.co.

Kedatangan tim penyidik KPK di Mapolres Muara Enim sambut Kapolres Muara Enim AKBP Donni Saputra SH SIK MSi didampingi Kasat Reskrim AKP Dwi Satya Arian SH SIk MH.

Pantauan dilapangan tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan sebanyak 6 orang ASN lingkup Kabupaten Muara Enim.

Pemeriksaan digelar diruang Tipikor Satreskrim secara tertutup. Tampak pintu depan gedung Satreskrim di jaga ketat oleh anggota.

Diduga agenda pemeriksaan kali ini masih terkait dugaan kasus suap Bupati Muara Enim non aktif Ahmad Yani.

“Saya tidak berani kasih stetmen. Silakan tanya langsung melalui protokol Kapolres,” ujar salah satu tim penyidik KPK.