Menkeu dan OJK Rilis Aturan Teknis Bank Jangkar

Ilustrasi. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama dengan Ketua Dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santosa menandatangani Memourandum of Understanding (MoU).(DJKN-Kemenkeu)

SURYASOLO.COM. COM -Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menandatangani Keputusan Bersama terkait penempatan dana di bank dan pemberian subsidi bunga, khususnya dalam penetapan bank peserta, termasuk penempatan dana pada bank peserta.

Tujuan penempatan dana pemerintah di bank yang tertuang dalam SKB Nomor 265/KMK.010/2020 dan SKB-1/D.01/2020 itu dimaksudkan untuk menyediakan dana penyangga likuiditas bagi bank usai melakukan restrukturisasi atau keringanan kredit bagi nasabah terdampak covid-19.

Dana itu diharapkan dapat menjadi tambahan modal kerja bagi bank peserta untuk tetap menyalurkan kredit ke masyarakat.

Seekor Buaya Tertangkap, Warga Lingga Masih Khawatirkan Dua Ekor yang Masih Berkeliaran

Adapun kebijakan ini berlaku hingga 31 Desember 2021 mendatang.

“OJK mendukung program pemerintah untuk memberikan subsidi bunga kepada debitur UMKM yang memenuhi kriteria dan melakukan penempatan dana kepada bank peserta dalam rangka memberi dukungan likuiditas kepada bank umum, BPR, dan perusahaan pembiayaan (multifinance) yang melakukan restrukturisasi,” terang Deputi Komisioner Humas OJK Anto Prabowo, Kamis (11/6/2020) seperti dilansir dari CNNIndonesia.com.