Jelang New Normal, Draf SOP Transportasi di Yogya Rampung: Opertor hingga Penumpang Punya Kewajiban

Angkutaan umum di Yogyakarta diatur sedemikian rupa dalam SOP baru saat tatanan new normal.(suryasolo/harianjogja.com)

YOGYAKARTA, SURYASOLO.COM – Aktivitas masyarakat mulai berjalan. Jalanan di Kota Yogyakarta mulai dipadati warga meski pandemi Covid-19 belum berakhir.

Sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Yogyakarta berangsur ramai, meski status tanggap darurat covid-19 masih berlaku. Kepadatan kendaraan mulai nampak di beberapa sudut kota Yogya.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, Windarto mengatakan, peningkatan jumlah kendaraan bermotor sudah terlihat sejak Rabu (27/5/2020) lalu.

Baca: Keuangan 12 Zodiak yang Dapat Hoki Besar Besok, 7 Zodiak Puas Terima Uang Hasil Usaha

Baca: Ramalan Zodiak Besok Kamis 4 Juni 2020, Virgo Menerima Kabar Baik, Sagittarius akan Diakui

Baca: PPDB Tingkat SMA, SMK dan SLB di Kepri Dibuka 29 Juni 2020, Calon Siswa Wajib Melengkapi Persyaratan Pendaftaran

“Arus pertumbuhan lalu lintas sudah terjadi sejak pekan lalu. Jadi, di simpang maupun pertigaan mulai ada peningkatan antrean kendaraan walaupun belum signifikan karena ketika lampu hijau antrean kendaraan bermotor langsung habis,” ujar Windarto saat dihubungi wartawan, Rabu (3/6/2020) seperti dikutip Harian Jogja.

Ia menambahkan, peningkatan jumlah kendaraan bisa semakin meningkat bila pelajar yang berasal dari luar DIY kembali ke wilayah ini.

Menurutnya kendaraan di wilayah Kota Yogyakarta didominasi oleh pengendara motor maupun roda empat yang berasal dari luar DIY.

“Pelaku perjalanan seperti pelajar dan mahasiswa itu kan belum banyak yang datang. Ketika mereka kembali kemungkinan akan ada peningkatan jumlah pengendara kendaraan bermotor yang signifikan,” terang Windarto.