Pelaku Penyerangan Mapolsek Daha Selatan Kalsel Tewas Ditembak, Brigadir Leonardo Gugur

Suasana Mapolsek Daha Selatan Kalsel pasca aksi penyerangan oleh teroris.(suryasolo.com/foto apahabar.com)

Seorang pelaku teror di Mapolsek Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan (HSS), Laimantan Selatan ditembak mati. Seorang anggota polisi gugur akibat penyerangan pelaku yang merupakan anggota jaringan terorisme itu.

BANJARMASIN, SURYASOLO.COM – Aksi terorisme terjadi di wilayah Kalimantan Selatan pada Senin (1/6) dinihari. Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Daha Selatan, Polres Hulus Sungai Selatan (HSS) diserang seorang teroris.

Akibatnya, seorang anggota polisi gugur, yaitu Brigadir Leonardo Latupapua.

Sementara seorang pelaku penyerangan Mapolsek dengan senjata tajam itu juga tewas ditembak petugas.

Baca: Canggihnya Oppo Reno4 Punya Fitur Super Night Mode

Baca: Begini Proses Evakuasi Ratusan WNI dari Dua Kapal Pesiar Asing

Baca: Tradisi Arak-arakan Sapi di Boyolali Tahun Ini Ditiadakan

Penyerangan brutal itu terjadi pada Senin (1/6) dini hari sekitar pukul 02.15.

Dalam kejadian itu, pelaku lebih dulu membakar sebuah mobil patroli yang parkir di halaman Mapolsek sebelum merangsek masuk.

“Orang itu masuk ke dalam membabi buta melukai petugas dengan sabetan parang,” ujar salah seorang warga yang rumahnya tak jauh dari Mapolsek Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan (HSS).

Saat penyerangan terjadi, Mapolsek dijaga oleh tiga personel piket, yakni, Brigadir Leonardo Latupapua, Brigadir Djoman Sahat, dan Bripda M Azmi.

Sekitar pukul 02.15, Bripda Azmi mendengar keributan di ruang SPKT dari ruangan ruangan Unit Reskrim.

Selang kemudian, Bripda Azmi mendapati Brigadir Leonardo sudah bersimbah darah dengan luka bacok.