7 Orang yang Sempat Terjaring OTT Terkait Permintaan THR di UNJ Dipulangkan, Tapi Wajib Lapor

Ilustrasi gedung KPK (ist)

JAKARTA, SURYASOLO.COM – Polda Metro Jaya memulangkan 7 orang yang sempat terjaring OTT di Jakarta. Ada rektor, dekan hingga pejabat di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Polda Metro Jaya belum menetapkan tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap dari pihak rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kepada oknum pejabat Kemendikbud.

Ada tujuh orang yang terjaring dalam OTT tersebut dan tujuh orang tersebut saat ini sudah dipulangkan dan hanya dikenakan wajib lapor.

Baca: Empat Perompak Dikejar Tim TNI AL hingga Kandaskan Boat, Akhirnya Diciduk Saat di Rumah

Baca: Eks Tokoh GAM Aceh Meninggal di Stockholm Swedia karena Terserang Corona

Baca: Ganjar Tegaskan Tak Ada Perayaan Pencabutan PSBB di Kota Tegal: Heli Akan Kelilingi Langit Tegal

“Ketujuh orang itu sementara dipulangkan dengan status wajib lapor,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus di Markas Polda Metro Jaya, Sabtu.

Pihak kepolisian memulangkan tujuh orang tersebut karena pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan guna mengetahui konstruksi peristiwa kasus.

Ketujuh orang tersebut nantinya akan kembali dimintai keterangan atau klarifikasi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

“Karena saat penyerahan masih dalam tahap penyelidikan, artinya ke depan rencananya akan kembali dipanggil untuk dilakukan klarifikasi.” ujarnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diketahui melakukan OTT dugaan suap yang menjaring tujuh orang.